Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label APAKAH SEMUA AGAMA BENAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label APAKAH SEMUA AGAMA BENAR. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Maret 2011

APAKAH SEMUA AGAMA BENAR


APAKAH  SEMUA AGAMA BENAR
Oleh :Insan LS. Mokoginta


Belakangan ini banyak orang beranggapan bahwa semua agama benar, khususnya dari kalangan orang-orang yang paham akan ideology Secularism, Pluralism,Liberalisme (SEPILIS). Dan karena dewasa ini agama islam selalu menjadi sasaran mereka sebagai perbandingan agama.
Orang-orang Kristen banyak menyatakan bahwa semua agama sama, semua agama benar dan semua kitab suci wahyu Allah serta semua pemeluk agama masuk surga. Dengan adanya pemahaman seperti itu maka sengaja kami terbitkan tulisan ini, agar umat islam tidak mudah dirasuki oleh pemahaman yang jelas-jelas keliru dan menyesatkan.
Mungkin saja ada sebagian dari umat kristiani yang apabila tanpa sengaja membaca tulisan ini, beranggapan bahwa ini sebagai penghinaan atau pelecehan terhadap iman,kepercayaan agama mereka atau kitab suci mereka, padahal sebenarnya tidaklah demikian. Malah sebaliknya, kami inginkan agar mereka berada pada jalan yang benar, yaitu jalan keselamatan menuju kepada kebenaran yang hakiki, agar kita semua sama-sama selamat dunia dan akhirat.
Anggapan sebagian besar umat kristiani bahwa umat islam tidak boleh ikut mencampuri kitab TAURAT, ZABUR (MAZMUR) dan INJIL, sebab kitab-kitab tersebut adalah milik mereka. Padahal kitab TAURAT, ZABUR dan injil adalah juga kitab yang harus di imani oleh setiap muslim (orang islam). Bahkan itu merupakan salah satu RUKUN IMAN yang WAJIB di imani oleh setiap kaum muslimin adalah mengimani terhadap semua Nabi, termasuk Nabi ISA as (YESUS) dan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya, sebagaimana firman Allah dalam Al-qur’an, yang artinya
Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil “.(QS. Al-Imran 3:3.)
Dari bunyi ayat tersebut dapat kita pahami bahwa al-qur’an yang diturunkan Allah kepada nabi Muhmmad Saw, membenarkan kitab taurat dan injil sebagai kitab yang diturunkan-Nya. Ini berarti bahwa kitab tersebut juga milik islam yang perlu diimani. Olehsebab itu jika kami umat islam ikutmempelajari, mendalami dan mengoreksi terhadap kandungan kitab-kitab tersebut adalah snagat wajar, sebab tidak ada satu dalil pun dalam alkitab yang mengatakan bahwa kitab-kitab tersebut hanya milik umat kristiani saja.
Meluruskan dengan apa yang telah dirobah-robah oleh tangan-tangan yang JAHIL manusia terhadap kitab Allah adalah kewajiban setiap umat muslim dengan tujuan agarmanusia tidak tersesat mengimani kitab yang telah bercampur antara HAK (beanr) dan BATHIL (menyimpang). Sebagaimana dijelaskan dalam al-qur’an yang artinya
maka kecelakaan  yang besarlah bagi orang-orang yang menulis al-kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya, ini dari Allah (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat apa yang mereka kerjakan”.(QS. Al-baqarah 2:79).
Allah yang menyuruh mengingatkan,maka kami harus menyampaikannya, sebagaimana firman-Nya dalamal-qur’an yang artinya, “ Hai ahli kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang HAQ dengan yang BATHIL, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui”. (QS. Al-Imran 3: 71).
Dan dalam ayat lain Allah SWT berfirman, sampaikan kepada ahli kitab, kembali kepada ajaran TAUHID, bahwa menyembah itu hanya Allah saja, bukan kepada YESUS, bukan kepada yang lainnya.
“ Katakanlah, Hai ahli kitab, marilah kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia (Allah) dengan sesuatupun dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai TUHAN selain ALLAH. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka, saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. (QS. Al-Imran 3: 64).
Dari kedua ayat tersebut,intinya kita sebagai umat islam disuruh Allah SWT utuk menyampaikan atau mendakwahkan kepada ahli kitab ( YAHUDI & NASRANI ) agar jangan campur adukkan yang hak dan bathil, dan jangan sembunyikan yang benar, katakanlah BENAR kalau itu BENAR dan katakan SALAH jika SALAH. Juga pada ayat tersebut Allah perintahkan,smapaikan kepada mereka, kembali kepada ajaran TAUHID, jangan menyembah TUHAN-TUHAN lain selain ALLAH Azja Wajala dan jangan sekutukan ALLAH dengan suatu apapun. Sebab mengamalkan ajaran-ajaran dari manusia dan meninggalkan ajaran ALLAH dan YESUS (nabi ISA as), sama saja menjadikan TUHAN-TUHAN lain selain ALLAH.
Nah inilah barangkali yang perlu kita sampaikan dan ingatkan kepada mereka orang-orang kaum NASRANI dan YAHUDI agar mereka mau MENGKRITISI apakah yang selama ini mereka imani sudah sesuai dengan ALKITAB / INJIL atau tidak.
Dijelaskan dalam Al-qur’an bahwasanya:
“ Dia-lah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci ” (QS. Ash-shaaf 61: 9).
“ Sesungguhnya agama (yang diridhoi) disisi Allah hanyalah islam. Tidak berselisih orang-orang yang telah diberi alkitab kecuali sesudah dating pengetahuan kepadamereka,karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya “ (QS. Al-Imran 3:19).
“ Barang siapa mencari agama selain agama islam,maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi “ (QS. Al-Imran 3 : 85)
Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu,dan telah kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhoi islam itu jadi agama bagimu “ (QS. Al-maidah 5 :3).